Mbah Putih Akui Terima Dana Dari Vigit Waluyo Untuk Muluskan Langkah PSMP

Freekick – Peran Vigit Waluyo mulai terungkap jelas dalam kasus pengaturan skor. Kali ini tentang aliran dana sebesar Rp 115 Juta yang diberikan ke Dwi Irianto alias Mbah Putih.

Dana itu untuk memuluskan jalan PS Mojokerto Putra (PSMP) promosi dari Liga 3 ke Liga 2.

Pengungkapan aliran dana itu merupakan hasil pengembangan pemeriksaan Mbah Putih oleh Satgas Antimafia Bola, seperti disampaikan oleh Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin, 7 Januari 2019.

Mbah Putih mengakui adanya aliran dana dari Vigit itu.

Pengungkapan itu, lanjut Argo, merupakan pengembangan laporan dugaan tindak pidana penipuan yang dilaporkan Manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani dengan terlapor mantan anggota Komite Wasit PSSI, Priyanto beserta anaknya, Anik Yuni Sari yang wasit futsal.

Laporan Lasmi Indaryani itu teregister dengan nomor LP/6990/XII/2018/PMJ/DITRESKRIMUM, tanggal 19 Desember 2018, tentang Dugaan Tindak Pidana Penipuan dan atau Penggelapan dan atau Tindak Pidana Suap dan atau Tindak Pidana Pencucian Uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau UU RI No 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan atau Pasal 3, 4, 5 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

Argo mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mencari tahu pihak lain yang terlibat dalam kasus pengaturan skor di Liga 3. “Kami akan lakukan penyelidikan, mengklarifikasi saksi-saksi dan bukti yang ada,” ujar Argo. ***

Baca Juga   Gagal di Bali, Arema Tetap Jadi Juru Kunci

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.