Bambang Suryo Kembali Kena Sanksi Seumur Hidup

Freekick – Meski membantah dan menyatakan ajakan kepada PS Ngada hanya sekedar tes, Komite Disiplin (Komdis) PSSI berpendapat lain. Bambang Suryo dijatuhi sanksi seumur hidup karena terbukti melakukan upaya pengaturan skor.

Sanksi yang dirilis dalam website PSSI itu menyebutkan Bambang Suryo berusaha menyuap PSN Ngada yang akan bertanding menghadapi Persekam Metro FC pada 26 November 2018 lalu di kompetisi Liga 3 2018. Bambang Suryo sendiri adalah manajer Persekam Metro FC.

Bagi Bambang ini yang kedua kalinya setelah pada 2015 lalu juga kena sanksi seumur hidup oleh Komdis PSSI. Saat itu ia dianggap berbohong untuk membantu PSSI mengungkapkan judi dan rantai match fixing dan lain-lain. Menanggapi hal itu, Bambang merasa heran yang menghukumnya PSSI atau Tim Transisi, karena PSSI saat itu dalam status pembekuan.

Dalam sanksi sekarang ini, menurut Ketua Komdis PSSI, Asep Edwin Firdaus, Bambang Suryo melalui pesan singkat yang ditujukan kepada pelatih Kletus Gabhe, Bambang Suryo meminta uang Rp100 juta untuk membantu memuluskan langkah PS Ngada.Kletus Gabhe tetap merekam pembicaraan dengan Bambang Suryo, yang pada akhirnya dijadikan alat bukti Komdis PSSI.

Pada 19 Desember 2018, Komdis PSSI telah mencoba memanggil Bambang Suryo untuk dilakukan pemeriksaan. Namun, Bambang Suryo mangkir dan memilih hadir dalam acara salah satu televisi nasional.

Dalam acara talk show itu Bambang menyatakan ia sedang melakukan testing terhadap pelatih PS Ngada. Bukannya bermaksud melakukan praktek match fixing.

“Bambang Suryo dihukum larangan ikut serta dalam aktivitas kegiatan sepak bola di lingkungan PSSI seumur hidup karena telah terjadi pelanggaran terhadap pasal 72 ayat (4) jo. pasal 141 Kode Disiplin PSSI,” tegas isi surat keputusan tersebut. ***

Baca Juga   PSSI Mendukung Egy Mengejar Perjalanan yang Lebih Jauh

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.