Sekilas Tentang Handri Kristanto, Wasit yang Dituduh Biang Kericuhan Arema vs Persib

Freekick – Nama wasit Handri Kristanto yang memimpin laga Arema FC dan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu 15 April 2018 menjadi perhatian publik. Laga pekan keempat Liga 1 2018 itu dihentikan tanpa peluit panjang dari wasit karena adanya suporter masuk ke lapangan.

Pelatih Persib, Mario Gomez terkena lemparan hingga kepalanya berdarah. Puluhan pendukung Arema, kebanyakan perempuan mengalami luka atau pingsan, mual dan muntah-muntah.

Manajemen Arema FC berpendapat kepemimpinan wasit Handri Kristanto menjadi biang kericuhan pada pertandingan itu. Mereka akan tuangkan dalam kronologi peristiwa kericuhan itu yang akan dikirim ke PT Liga Indonesia Baru sebagai operator liga.

Pihak Persib Bandung juga menyatakan kekecewaannya atas kepempimpinan Handri, tapi dalam konteks pertandingan. Pelatih Persib, Carlos Gomez mengatakan seharusnya timnya bisa meraih kemenangan jika wasit bekerja dengan benar.


Pernah Dihukum

Penunjukan Handri sebagai pengadil dalam laga panas antara Arema vs Persib tentu mempertimbangkan kinerjanya. Handri sering disebut sebagai salah satu wasit terbaik saat ini. Pria kelahiran Semarang itu sudah beberapa kali dinobatkan sebagai wasit terbaik di Liga Indonesia.

Tapi Handri yang mendapatkan lisensi FIFA pada 2014 juga pernah mendapat hukuman karena kepemimpinannya saat laga pekan keenam Liga 1 2017 lalu. Saat itu ia menjadi wasit laga PS TNI melawan PSM Makassar di Stadion Pakansari, Cibinong, 15 Mei 2017.

Pelatih PSM, Robert Rene Albert usai laga itu dengan nada tinggi menyebut nama Handri sebagai sosok yang merusak pertandingan.

“Selama 20 tahun menjadi pelatih saya baru kali ini merasakan wasit tak mengindahkan Laws of The Games FIFA. Saya tahu di Indonesia banyak korupsi, jadi tidak heran kalau hal ini terjadi,” kata Robert.

Baca Juga   Persib Bermain Apik Menumbangkan Persipura

Masih di Liga 1 2017, Persija dan Persegres yang bertemu di pekan ke-12 pada 4 Juli 2017 juga pernah mengungkapkan kekecewaannya atas kepemimpinan Handri. Saat itu kedua tim bermain imbang 1-1.

Sedangkan Persipura Jayapura pernah melontarkan kekecewaanya atas kepempimpinan Handri saat menghadapi Persib di Stadion GLBA Bandung, 7 Mei 2017. Di laga kelima Liga 1 itu Persib memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 lewat penalti.


ISL 2014

Namun, ada fakta menarik lainnya. Handri pernah memimpin laga panas Arema dan Persib di semi final Indonesia Super League (ISL) 2014 di Stadion Jakabaring, Palembang, 4 November 2014.

Lima kartu kuning mewarnai semi final itu. Menariknya, semuanya dihadiahkan wasit Handri Kristanto untuk pemain Arema yakni Bustomi, Alfarizi, Gustavo, Gonzales dan Purwaka.

Saat itu Persib menang 3-1, dan melangkah ke final berhadapan dengan Persipura Jayapura. Akhirnya Persib menjadi juara ISL 2014 setelah menang 5-3 lewat drama adu penalti. ***

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply